Websites
Artikel
Follow Me
Suara Anda






![]() | Hari Ini | 265 |
![]() | Kemarin | 490 |
![]() | Minggu Ini | 755 |
![]() | Minggu Lalu | 3100 |
![]() | Bulan Ini | 2377 |
![]() | Bulan Lalu | 13512 |
![]() | Keseluruhan | 96533 |
IP Anda: 38.107.179.216
,
Today: Feb 06, 2012
| SASAR TARGET MARKET ANDA DENGAN JELAS |
|
|
|
|
Beberapa waktu terakhir ini saya tertarik melihat iklan-iklan Provider Telekomunikasi, khususnya Cellular Phone. Terutama Esia. Kalau provider lainnya hanya perang tarif, main murah-murah an hingga Rp 0,000001 (mana ada sih?). Esia juga berperang di harga, namun kelihatannya itu bukan satu-satunya strategi perang. Esia lebih banyak pada bermain di segmentasi pasar yang mereka tuju (sasar). Kalau tahun lalu mereka keluarkan Paket Merdeka (dalam rangka HUT RI) dan ada beberapa Paket lain sehubungan dengan Hand Set nya seperti Handset yang dengan layar warna, atau jika ingin selalu diingatkan agar anda rajin sholat, ada paket Esia yang diluncurkan menjelang Lebarang tahun lalu (saya lupa namanya?) dan sebagainya. Baru-baru ini Esia mulai mengarahkan target market yang ingin secara spesifik mereka tuju, yaitu Kalau anda penggemar Slank, anda bisa juga punya HP Esia yang ada fitur lagu maupun segala sesuatu mengenai Slank. Yang terakhir ini diluncurkan, adalah Esia Fu, ditujukan terutama bagi anda yang menggemari horoskop dan shio maupun Fengshui. Dikemas dengan warna yang merah menyala, dan diluncurkan bertepatan dengan Imlek tahun 2009 kemarin. Menurut iklannya, dijamin fitur-fitur yang ada akan memuaskan keingintahuan anda mengenai Fengshui, anda pun bisa bertanya pada seorang ahli Fengshui bernama Erwin. Dalam hal ini anda tidak merasa rugi untuk membeli HP tersebut, karena fungsinya tidak hanya sekedar telepon dan SMS, namun punya nilai tambah yang secara target market sudah jelas, yaitu orang yang suka Fengshui! Bagi Provider Esia, memberikan fitur-fitur tersebut sangat mudah, karena itu mereka membuatnya menjadi Bundling Marketing. Jadi memasarkan sesuatu bukan hanya apa yang kita punya, namun berkolaborasi dengan yang lain, sehingga terjadi Simbiosis Mutualisma (saling menguntungkan). Jadi konsumen mengeluarkan sejumlah uang yang sama, namun mendapat keuntungan yang bertambah, terutama bagi target market yang mereka tuju. Lalu anda berkata,"Kalau Esia kan perusahaan besar, sedangkan saya hanya pengusaha kecil, apakah mungkin saya melakukannya?" Mungkin sekali, kenapa tidak? Jika anda pemilik bengkel, misalnya, anda bisa bundling produk anda dengan menjual aksesoris motor atau mobil, yang dengan discount tertentu orang bisa membelinya jika mereka service di tempat anda. Atau jika anda penjual perlengkapan bayi, anda bisa kerja sama dengan lembaga pendidikan anak balita, dengan memberikan voucher khusus bagi pembeli anda, sehingga toko anda punya nilai tambah bagi mereka yang ingin membeli produk anda. Semoga bermanfaat bagi anda! |












