Websites
Artikel
Suara Anda






![]() | Hari Ini | 7 |
![]() | Kemarin | 38 |
![]() | Minggu Ini | 170 |
![]() | Minggu Lalu | 229 |
![]() | Bulan Ini | 353 |
![]() | Bulan Lalu | 845 |
![]() | Keseluruhan | 3968 |
IP Anda: 38.107.191.113
,
Today: Mar 11, 2010
| Marketing By Addiction, sudahkah Anda Mencobanya? |
|
|
|
|
Marketing by Addiction? Jenis makanan apa pula itu?
Beberapa waktu lalu teman saya pernah bertanya, bagaimana cara memasarkan suatu merk pupuk organik yang baru dipasar. Dia baru saja menerima keagenan produk tersebut dari Jepang. Entah bagaimana dia bisa mendapat keagenan tersebut, padahal sebelumnya ia tidak pernah menjual pupuk atau sesuatu yang berkait dengan tanaman. Sebelumnya ia berbisnis keranjang besi dan peralatan untuk hobi.
Sekarang setelah ia menerima keagenan tersebut, ia bingung bagaimana memulai memasarkannya. Tentu saja pemasaran pupuk sangat berbeda dengan keranjang besi dan peralatan lainnya.
Lalu saya mengusulkan bagaimana kalau kita memakai teknik Marketing by Addiction. Yaitu menjual dengan cara membuat mereka ketagihan dahulu. Pernahkah anda menganalisa kenapa penjualan narkoba yang jelas-jelas dilarang dan menjerumuskan, namun omzetnya bisa triliunan per tahun? Pernahkah mereka beriklan? Pernahkah mereka membagi brosur di kompleks perumahan? Atau murahkah harganya? Ternyata tidak lho, per gram dapat mencapai ratusan ribu rupiah. Cukup mahal bagi pelajar atau mahasisiwa, bahkan karyawan pemula sekalipun.
Tapi kenapa penjualan mereka tidak pernah turun, bahkan selalu meningkat? Tidak lain karena mereka menerapkan strategi Marketing by Addiction. Buat mereka ketagihan dahulu lalu mereka akan mencari kita.
Dalam penjualan pupuk, seorang petani tidak akan mau membeli suatu produk jika ia sendiri belum melihat dan merasakan hasil panennya meningkat menjadi dua kali lipat atau lebih dari biasanya. Kita harus memberikan bukti dahulu. Semurah apapun produk anda mereka tidak akan mau membelinya untuk mencobanya. Sebaliknya, semahal apapun produk anda, jika mereka telah merasakan hasilnya, mereka pasti akan membelinya dari anda.
Strategi terbaik adalah dengan memberikan mereka gratis dahulu sekian botol, setelah mereka merasakan hasilnya lebih dari produk lainnya, dijamin mereka yang akan merncari anda. Dengan demikian anda juga harus membuktikan bahwa produk anda memang adalah yang terbaik.
Bagaimana kalau ternyata produk yang kita jual tidak atau kurang bagus? Jangan Jual produk itu!
Atau jika anda sendiri yang memproduksinya, terus kembangkan dan temukan inovasi agar produk anda benar-benar punya nilai tambah dan bagus. Dan yang lebih penting dapat diterima pasar.
Karena anda akan hanya membuang waktu dan tenaga, terutama biaya saja untuk menjual produk yang tidak akan diterima pasar.
Lalu teman saya mulai mengikuti saran saya, ia mulai berkeliling ke daerah untuk memberikan sampel gratis kepada end-user atau petani langsung. Nah, karena memang produknya bagus, ia sekarang ini mulai merasakan ‘ketagihan’ para petani. Ia sudah mulai menuai apa yang ia tabur. Para petani dari daerah yang ia sebar sampel, mulai repeat order.
Lalu, apakah Marketing by Addiction hanya cocok untuk jualan pupuk saja?
Ada banyak produk lain yang cocok dijual dengan memakai teknik ini. Antara lain makanan, minuman, jasa, pendidikan, kesehatan dan sebagainya. Pada intinya, mereka mencoba dulu, baru setelah mereka rasakan nikmat atau kelebihan produk anda, mereka akan ketagihan dan mencari anda.
Produk apa saja yang lain menurut anda bisa dijual dengan strategi ini? Kirimkan feedback anda via email ke
Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
, saya akan sangat berterima kasih untuk itu. |











